Sejarah Singkat Universitas dan Program Studi

Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) merupakan merger dua sekolah tinggi di Palembang, yaitu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK IGM) dan Sekolah Tinggi Teknologi Palembang (STTP), melalui SK Menteri Pendidikan Nasional No. 83/D/O/2008 tanggal 22 Mei 2008. Pada saat diakuisisi di tahun 2004, STTP (yang kemudian dikenal sebagai STTP IGM, sebelum disatukan menjadi universitas) telah memiliki tiga jurusan: Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, dan Teknik Penyehatan Lingkungan. Setelah penyatuan, UIGM mengawali penyelenggaraan pendidikan melalui empat fakultas yang terdiri dari sepuluh program studi jenjang Sarjana (S1) dan delapan program studi jenjang diploma (D3). Fakultas Teknik, dimana program studi kami bernaung, merupakan satu diantara empat fakultas pertama yang memiliki asal mula dari STTP IGM.

Pada mulanya, Fakultas Teknik hanya memiliki empat program studi: Teknik Sipil (S1), Arsitektur (S1), Perencanaan Wilayah dan Kota (S1), dan Survei dan Pemetaan (D3). Namun, visi universitas untuk terus berkembang berbuah pada lahirnya Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4/Sarjana Terapan), yang didasari oleh Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 958/KPT/I/2018. 

Kini, dengan lima program studi di bawah naungannya, Fakultas Teknik berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, baik melalui peningkatan kompetensi dosen maupun kemampuan mahasiswa. Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pun terus berkembang seiring waktu, yang diindikasikan melalui penambahan jumlah dosen dan mahasiswa. Pada tahun 2023, dosen-dosen yang bergabung dengan program studi tidak hanya mereka yang telah mengenyam pendidikan atau memiliki pengalaman bekerja di perguruan tinggi ternama di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri, seperti United Kingdom (UK), Jepang, dan Malaysia.